Semarang, 19 Oktober 2019 mahasiswa jurusan pendidikan matematika UIN Walisongo Megawaty Indah Pratiwi berhasil meraih juara pertama dalam lomba media pembelajaran matematika tingkat nasional yang diselenggarakan oleh fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Lomba tersebut diadakan dalam rangkaian seminar nasional matematika ke XIII dengan tema "Pengembangan Kemampuan Berpikir Matematis tingkat Tinggi dalam Era Revolusi Industri 4.0".
Dalam mengikuti lomba media pembelajaran tersebut, Megawaty membuat suatu media permainan yang ia beri nama Zuzo yang ditujukan untuk materi kelas VII SMP sederajat. Zuzo yang dibuat ditujukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada subbab operasi hitung bilangan. Konsep dari permainan ini hampir mirip perpaduan ular tangga dan monopoli dengan menggunakan aturan operasi hitung.
"Dalam membuat media pembelajaran harus mengetahui tujuan pendidikan yaitu media harus bisa merangsang siswa untuk melakukan problem solving, berpikir kritis, bertanya, menyangkal, kreatif, dan pastinya harus menyenangkan bagi siswa" ujarnya saat diwawancarai. Megawaaty juga menyampaikan proses pembuatan media ini, "untuk mengembangkan media ini sangat sederhana. Pertama saya desain papan permainan dan kartu terlebih dahulu untuk kemudian dicetak. Untuk dadu dan pion saya beli pada aplikasi Shopee. Setelah alat permainan jadi, selanjutnya saya konsultasikan ke dosen pembimbing terlebih dahulu yaitu pak Ahmad Aunur baru kemudian saya terjunkan ke dalam pembelajaran di kelas."
Lomba media pembelajaran tersebut diikuti oleh lebih dari 100 peserta kemudian diambil 6 finalis. Pada tahap final keenam finalis diminta untuk membuat suatu video tentang media yang dilombakan. Keenam finalis tersebut antara lain ada yang berasal dari Universitas PGRI Semarang, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muria Kudus, Universitas Negeri Semarang, STKIP Bandung, dan UIN Walisongo Semarang. Saat dilakukan penjurian secara tertutup oleh dewan juri media pembelajaran dari Megawaty memperoleh skor yang tertinggi disusul oleh media pembelajaran dari UNNES diurutan kedua.
"Untuk teman-teman mahasiswa tetap berinovasi demi kemajuan pembangunan negeri" begitu ujarnya saat dimintai kesan dan pesan mengikuti lomba.